Rabu, 23 Maret 2011

IKLAN DAN KEKERASAN SIMBOLIK

Iklan dapat dijumpai dimana pun kita berada, di jalan besar, gedung perkantoran, lift , bahkan sekarang ketika kita di toilet pun dapat dijumpai berbagai aneka iklan dengan berbagai macam bentuk rupa. Pada saat ini iklan sudah mulai masuk ke dalam kehidupan bermasyarakat. Bahkan sering kali menjadi cerminan budaya pada masa itu.
contoh iklan : L-men
Iklan L- men ini  memberi pandangan bahwa laki- laki yang ideal haruslah berbadan tegap dan six pack. Pada kenyataannya, apakah lelaki tegap dan six pack itu sudah pasti laki- laki yang ideal itu belum tentu. Pada awalnya susu dimanfaatkan untuk kesehatan, tetapi iklan- iklan sekarang ini bukan lagi membahas tentang kesehatan melainkan memakai pendekatan tentang gaya hidup dan masyarakat modern. Bukan lagi menjual dari karakteristik produk yang bersangkutan tetapi sudah melakukan pendekatan- pendekatan persuasif dengan mengangkat tema gaya hidup dan penampilan adalah sesuatu yang sangat mendasar juga sebagai sex appeal seperti yang dilakukan oleh L-men.

PERGESERAN FUNGSI IKLAN
Iklan mendefinisikan image tentang arti tertentu  yang diperoleh ketika orang menggunakan suatu produk, misalnya ketika orang menggunakan apple menegaskan bahwa orang tersebut high class dan trendy. Padahal fungsi awal apple sendiri adalah untuk mengoperasikan sistem dan alat teknologi pengganti komputer. Proses inilah yang disebut using product is currency oleh williamson (1978:20) yaitu menggunakan produk yang diiklankan sebagai " uang" untuk membeli produk kedua yang secara langsung tidak terbeli. Sebagai contoh lain orang lebih mengandalkan aqua daripada merk lain karena masalah kehigienisan, padahal kenyataanya apakah produk aqua benar- benar bersih publik tidak mengetahuinya, tetapi dengan iklan lah produk aqua diasumsikan sebagai produk sehat sehingga sampai sekarang pun kita masih mengandalkan aqua sebagai minuman kemasan kita.

IKLAN DALAM KONTEK PEMIKIRAN ILMU SOSIAL

Pollay membagi fungsi iklan menjadi dua :
- fungsi informasional yaitu tentang bagimana karakteristik dari suatu produk sering kali diidentikkan dengan penjelasan fungsi produk yang bersangkutan
- fungsi transformasioanal yaitu iklan dari suatu produk berfungsi sebagai pengubah sikap konsumen terhadap merk, pola belanja, gaya hidup, teknik mencapai sukses , dan lainnya)

Sedangkan Baudrillard memaparkan bahwa iklan adalah bagian dari sebuah fenomena sosial bernama consumer society,  objek dalam iklan tidak berdiri sendiri melainkan dibentuk oleh suatu sistem tanda. Analisis Baudrillard berkontribusi dalam mengembangkan analisa mengenai mengenai produksi dan reproduksi pesan yang melibatkan perang dan citra dari masyarakat kontemporer.

kesimpulan : iklan pada saat ini sudah mulai mengalami pergeseran fungsi yang tadinya hanya untuk menginformasikan produk tetapi saat ini sudah menjadi cerminan budaya dari masyarakat modern. Hal inilah yang harus dimanfaatkan oleh para pemain agensi periklanan untuk membuat iklan yang berbeda dengan melakukan pendekatan - pendekatan yang berbeda ke konsumen tentang produknya tersebut. Hal ini juga dapat dimanfaatkan untuk pembentukan positioning untuk meningkatkan suatu image sebuah produk. Para pemain iklan juga harus peka terhadap tren yang beredar di masyarakat sehingga dapat membuat konsep baru  yang relevan dengan produk tersebut dengan memakai isu- isu tersebut.





  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar